Pengertian Repeater, Fungsi, dan Cara Kerjanya di Jaringan Komputer

Pengertian Repeater, Fungsi, dan Cara Kerjanya di Jaringan Komputer - Apa itu repeater? Kalau kamu fasih berbahasa Inggris, berarti kamu tahu bahwa repeat berasal dari Bahasa Inggris yang artinya pengulangan. Jadi, sebenarnya apa itu repeater? Berikut pembahasan mengenai pengertian repeater, fungsi, dan cara kerjanya di jaringan komputer.

Pengertian Repeater

Apa itu repeater? Pengertian repeater adalah sebuah alat yang berfungsi untuk melakukan pengulangan atau meneruskan kembali sebuah signal menuju ke area sekitar perangkat komputer dengan lebih mudah dan efisien. Tujuan repeater sendiri adalah untuk menyebarkan jangkauan jaringan, agar punya jangkauan area signal yang lebih luas.

Apa itu repeater?

Jika kamu menggunakan alat ini, maka kamu dapat memperluas jangkauan jaringan, agar banyak perangkat yang mampu menemukan keberadaan perangkat kamu. Ini tentu bisa terlaksana dengan mudah, setelah repeater menerima sinyal atau jaringan pada suatu perangkat dan kemudian dibantu untuk disebar luaskan, agar punya jangkauan yang luas.

Fungsi Repeater

Fungsi repeater sendiri, sekurang-kurangnya ada 3 fungsi utama. Apa saja yang menjadi 3 fungsi utama itu? Berikut adalah pembahasannya.

1). Memperluas Jangkauan Signal

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Jika kamu menggunakan alat ini, maka kamu dapat memperluas jangkauan jaringan, agar banyak perangkat yang mampu menemukan keberadaan perangkat kamu. Ini setelah alat repeater sendiri sudah merekam data jaringan.

2). Memperkuat Daerah yang Minim Signal

Dengan repeater, daerah yang awalnya tidak termasuk ke dalam jangkauan jaringan, bisa dapat merasakan jaringan itu sendiri dengan bantuan alat repeater. Signal akan semaksimal mungkin dipaksa untuk dapat tersebar luas ke wilayah yang sebenarnya sudah tidak bisa dijangkau secara normal.

3). Memberikan Kemudahan dari Segi Pengiriman Data

Berhubung alat repeater ini bekerja untuk memaksimalkan kekuatan suatu signal, sehingga untuk mengirim data, tentu akan terasa lebih cepat. Sekurang-kurangnya, 2 kali lebih cepat ketimbang tidak menggunakan repeater.

Cara Kerja Repeater di Jaringan Komputer

Cara kerja repeater di jaringan komputer, sebenarnya mirip dengan cara seseorang berinvestasi reksadana. Bagaimana cara seseorang berinvestasi di reksadana?

Simpelnya, kamu memberikan sejumlah uang ke seseorang yang paham cara berinvestasi reksadana untuk dikelola. Setelah seseorang yang kamu percaya ini, mengelola uang kamu, akan terjadi penambahan return atau keuntungan.

Kamu akan mendapatkan keuntungan dari uang yang kamu investasikan tadi dan sebagai imbalan, seseorang yang kamu percayakan untuk mengelola uang kamu tadi, akan mengambil bagian juga.

Nah, seperti itu juga cara kerja repeater di jaringan komputer. Kamu menyerahkan jaringan ke alat repeater untuk dikolala dengan tujuan, jaringan tadi, punya jangkauan yang lebih luas ketimbang jangkauan awal atau jangkauan normalnya.

Setelah dikelola, oleh repeater melalui proses perekaman sinyal atau jaringan pada suatu perangkat dan kemudian dibantu untuk disebar luaskan, agar punya jangkauan yang luas. Repeater akan mengambil keuntungan pengonsumsian daya listrik sesuai dengan luas jangkauan jaringan yang berhasil disebarkan.

Kamu untung karena jaringan perangkat kamu menjadi lebih luas dan mudah dijangkau, alat repeater juga untung dari hasil mengonsumsi daya listrik. Siklus ini mirip dengan orang berinvestasi reksadana. Begitulah kiranya analogi sederhananya tentang cara kerja dari alat repeater ini. Alat yang mampu menyebarluaskan jaringan.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai pengertian repeater, fungsi, dan cara kerjanya di jaringan komputer. Alat yang sangat menarik ini, wajib untuk kamu pelajari. Bagaimana? Menarik bukan? Apakah kamu tertarik untuk mencoba alat yang satu ini?

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url